Iklan diatas header

Loading...

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"


A. Pengertian DHCP
Dinamic Host Configuration Protocol atau yang disingkat dengan DHCP merupakan protokol yang mengatur pemberian layanan pengalamatan (IP Address, Subnet Mask, IP Gateway, IP DNS) kepada komputer client secara otomatis (dinamis) sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan di sisi server. Komputer yang berfungsi memberikan layanan disebut dengan DHCP Server. Sedangkan komputer yang menerima layanan disebut DHCP Client.

Server DHCP umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada client yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap client kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk waktu yang ditentukan oleh Server DHCP. Ketika batas waktu penyewaan alamat IP tersebut telah habis, client akan meminta server untuk memberikan alamat IP baru atau memperpanjangnya.

Server DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi pengalamatan kepada client, diantaranya:
1. DHCPDISCOVER
DHCP Client akan menyebarkan request secara broadcast untuk mencari layanan Server DHCP yang aktif.
2. DHCPOFFER
Setelah Server DHCP menerima broadcast dari DHCP Client, Server DHCP kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP Client.
3. DHCPREQUEST
Client meminta Server DHCP untuk menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada server.
4. DHCPACK
Server DHCP akan merespon permintaan dari klien dengan mengirimkan paket acknowledgment dan kemudian dari server akan menetapkan sebuah alamat (konfigurasi) kepada client dan memperbaharui database miliknya. Client selanjutnya akan memulai proses binding (mengikat) dengan tumpukan protokol TCP/IP dan karena telah memiliki alamat IP, client-pun dapat memulai komunikasi jaringan.

Nah kali ini saya akan memberikan sedikit ilmu yang saya dapatkan yaitu cara mengkonfigurasikan DHCP server. tanpa berlama-lama lagi yuk kita lakukan, cekidot:

Baca juga :

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"


1. Masuk ke debian sobat sebagai Root.

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"

2. Kemudian coba check apakah paket DHCP tersedia. caranya ketikkan " apt-cache search dhcpd "
lalu enter dan sobat lihat apakah ada paket isc-dhcp-server seperti dibawah. dan sobat bisa lihat penjelasannya isc DHCP server for automatic IP address assigment.

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"

3.Bila ada, sekarang kita lanjut ke instalasi paket dhcpnya. caranya ketikkan " apt-get install isc-dhcp-server " lalu enter. Maka sobat akan disuruh memasukkan DVD debian yang ada paket isc-dhcp-servernya, disini paket tersebut ada di DVD Binary 2. Maka masukkan cd tersebut.

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"

4. Caranya klik Devices, pilih CD/DVD Devices lalu pilih DVD yang disuruh masukkan. lalu tekan Enter.

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"

5. Tunngu sampai instalasi paket selesai.

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"

6. Sekarang kita cek apakah paket sudah terinstall dengan baik. Caranya ketikkan " dpkg -l isc-dhcp-server " lalu enter. Jika hasilnya ii Maka instalsi paket sukses. lihat gambar.

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"

7. Selanjutnya kita masuk ke folder /etc/dhcp caranya: " cd /etc/dhcp " lalu enter dan langsung ketikkan ls  untuk melihat isi folder.

Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie"

8. Nah didalam folder dhcp terdapat file dhcpd.conf. file inilah yang akan kita konfigurasi. Sebelumnya ada baiknya kita copy file ini sebagai backupan untuk jaga2 apabila ada kesalahan kita bisa memakai file backupan nanti tanpa harus install ulang. Caranya:  cp dhcpd.conf dhcpd.conf.backup " lalu enter. silahkan ketik ls  untuk melihat file yg sudah di copy tadi.


9. Sekarang kita masuk ke file dhcpd.conf. Caranya: " nano dhcpd.conf " lalu enter.


10. Maka sobat akan berada dalam file dhcpd.conf. Silahkan sobat cari dan rubah option domain name dengan nama sobat atau nama server sobat. Nah untuk Option domain names server nya isikan alamat ip server sobat, disni IP yang saya gunakan 192.168.1.1 dan sobat juga bisa memasukkan IP google di sana yaitu 8.8.8.8 jangan lupa pisahkan dengan tanda koma (,). Jangan disimpan dulu kita scroll kebwah.


11. Masih di file yang sama, sobat cari tulisan seperti dibawah: 


12. Lalu ganti dengan yang ini seperti gambar dibawah:Silahkan sobat ganti subnet, netmask, range ip, broadcast, dan routernya sesuai ip sobat masing2. Untuk Range itu tergantung berapa client yang akan sobat tampung. dan dimulai dari 192.168.1.2 karena ip 192.168.1.1 sudah kepunyaan server. Bila sudah Simpan setiingnya, caranya tekan CTRL+O >> ENTER >>CTRL+X.


13. Kemudian kita keluar dari folder DHCP caranya : " cd .. " enter. Lalu kita masuk ke folder Default caranya: " cd default " lalu enter. silahkan ls untuk melihat isi folder. disana ada file isc-dhcp-server. itulah file yang akan kita konfigurasi selanjutnya. Kita masuk ke file tersebut caranya: " nano isc-dhcp-server " lalu enter.


14. Sekarang sobat scroll ke bawah, sobat tambahkan eth0 pada INTERFACES ="eth0" Bila sudah simpan caranya sama, CTRL+O >> ENTER >> CTRL+X.


15. Sekarang restart paketnya. caranya: " /etc/init.d/isc-dhcp-server restart " lalu enter. Bila OK berarti restart paket berhasil.


16. Sekarang kita pindah ke Client, Buka windows sobat lalu pilih Control Panel.


17. Kemudian pilih Network Internet Connections.


18. Lalu pilih Network Connections.


19. Kemudian Klik kanan pada Local Area Connections lalu pilih Propertis.


20. Kemudian pilih Internet Protokol (TCP/IP) pilih properties atau double klik.


21. Selanjutnya pilih Obtain kedua2 nya karena kita menggunakan settingan DHCP. maka kita akan menerima Ip secara otomatis. Lalu klik OK.


22. Kemudian tekan WINDOWS+R ketikkan cmd lalu enter.


23. Selanjutnya kita tes apakah berhaasi atau tidak dengan cara: ketikkan ipconfig 


24. Sobat bisa lihat Ip yg di dapat oleh client termasuk kedalam range. yaitu 192.168.1.3 untuk detailnya lihat gambar.


25. Sobat juga bisa tes ping ke server apakah connect atau tidak, caranya : "ping 192.168.1.1" bila replay berarti berhasil.


Itu dia sedikit tutorial yang bsa saya berikan mengenai cara konfigurasi DHCP server, semoga artikel ini bisa membantu sobat, jangan lupa koment dan share ya. salam bacacoding ^^.

5 Responses to "Cara Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 8 "Jessie""

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) tidak akan di publish

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel